Penundaan ke dua : 6 mei 2008
Masih dikagetkan dengan banyak ERROR pada konroller robot2ku, (yang kudesain selama ini), aku menuai banyak kecaman, tapi mereka (pihak pejabat) masih “sekali lagi” memberi kesempatan kepada aku untuk memperbaikki error2 tsb. Penundaan ke dua, akan diluncurkan tim ke MARS, 6 MEI depan.
Rumor : aku akan disidang akibat salah entry ROBOTku
Daniel membisikkan hal ini padaku, diperkuat oleh Chlarene, bahwa kesalahan entry yang kubuat bbrp hari yang lalu, mengakibatkan “selisih” penampilan di monitor pemantau robot, akan dipermasalahkan dan tampaknya akan dibawa ke dewan tertinggi. Urusan begini bukan hal baru. Aku sudah siap.
Penundaan : tgl 25 April 2008
Banyak kasus yang terjadi, akhirnya disepakati untuk tgl. 25 April rombongan berangkat. Penundaan bukan hal yang baru di kalangan kami. Ada tulisan yg kemarin kubaca, (dan kami semua memahaminya dengan jelas) bahwa “sekecil apapun kesalahan, di luar angkasa bisa berarti maut”. Tim yang berangkat ke MARS sudah siap mental untuk ini.
Penundaan – Robot S-22 RUSAK
Jadwal tim yang berangkat tgl. 1 – 3 April ditunda. Ada laporan dari Pos 2, bahwa robot S-22 rusak, penyebabnya masih diselidiki. Aku dipanggil oleh tim pembuat program robot. Sebenarnya aku bukan khusus untuk menangani robot, tapi pernah memimpin tim desain robot ini sekitar 2 bulan. Setelah itu aku dipindahkan ke tim pembuat program untuk sistim pendaratan.
Hari ini aku masih mempelajari apa penyebab kerusakan di program ROBOT S 22 tersebut.
Plan Perjalanan
Aku ceritakan sekilas, dan akan kubuat gambar singkat di halaman “JOURNEY’ bagaimana tim kami akan berangkat ke Mars. Di beberapa “titik” di luar angkasa telah kami buat “pos-pos” yang membantu dengan beberapa supply : energi dari reaktor nuklir, dan stock beberapa kebutuhan. Total ada 5 pos normal dan 2 pos darurat. Pesawat kami akan berangka dari Bumi, dan berlabuh di Pos 1, mengisi perbekalan, dan melanjutkan ke pos 2 dan seterusnya.
Pos-pos ini sudah disiapkan selama 3 tahun ini, dengan mengirim puluhan pesawat supply ke sana dengan dikendalikan robot2 yang kami buat. Beberapa robot memang sempat mengalami masalah, tapi sejauh ini masih bisa kami atasi.
Tugas utamaku, adalah memprogram robot2 ini untuk menjalankan misi kami.
H-12
Dua belas hari lagi TIM akan berangkat. Siang ini aku membantu LOADING barang2 dan peralatan yang mereka perlukan. Beberapa hari ini aku sibuk dengan pemrograman ulang robot2 yang akan dibawa TIM ke MARS. Oh ya, ada 5 robot yang lancar, dan 2 lagi perlu “sentuhan”ku. Semua ini demi TIM aku mau membantu mereka, walau teman 2 di timku terlihat kurang bersemangat.
1 – 3 April 2008
Ya, pihak pimpinan sudah menentukan bahwa tanggal tersebut, tim akan diberangkatkan ke Planet MARS. Untuk mengalihkan perhatian publik (massa), maka pihak pemerintah akan menggelar acara2 yang akan menarik perhatian banyak orang.
Kemarin aku diajak untuk mengINVENTARISASI apa2 yang akan dibawa oleh tim. Kadang aku berpikir : “buat apa semua ini, toh bukan aku yang berangkat? ” Tapi seperti temanku, Doug Warren mengatakan : “Tak ada salahnya kita membantu mereka”.
Daniel kecewa
Daniel sampaikan keluhannya padaku hari ini, bahwa pihak pimpinan kadang sering terkesan tidak adil. Apalagi mengenai “kebangsaan” yang sangat beragam di antara para crew, astronot, teknisi, programmer, insruktur dan lain-lain. Sebagai teman, aku harus mendengarkan semua keluhannya.
Gagal – tidak berangkat.
Hari ini kami mendengar keputusan final, tim 4 yang akan berangkat. Tim-ku, gagal menjadi tim yang berangkat ke MARS. Ini mengecewakan. Daniel memaki-maki, bukan pada pimpinan, tapi lebih pada dirinya sendiri. Irene, kulihat sampai menitikkan air mata. Aku tahu, mr.BILL, pimpinan group kami tetap membangkitkan semangat, dengan mengatakan kita harus tetap berlatih untuk mendukung proyek ini selanjutnya.
Seleksi berakhir.
Hari ini, adalah tahap terakhir seleksi tim yang akan berangkat ke MARS. Hari Kamis (28/2) adalah pengumuman resmi. Beberapa misi “rahasia” sudah dibicarakan antara rekan-rekan, tapi tak seorangpun yang tahu, tim mana yang akan terpilih.
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- April 2008 (4)
- Maret 2008 (5)
- Februari 2008 (9)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS